Universitas Langlangbuana

  • Selamat datangFakultas Teknik
  • UNLAJalan Karapitan 116
  • Info Program Studi
  • Info Akademik
Selamat datang1 UNLA2 Info Program Studi3 Info Akademik4

Pedoman Akademik

Penyelenggaraan Pendidikan Program Sarjana

 

A.

Tujuan dan Arah Pendidikan

1. Tujuan Pendidikan
  Universitas Langlangbuana sebagai penyelenggara pendidikan akademik bertujuan menyiapkan peserta didik untuk menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dalam menerapkan, mengembangkan, dan/atau memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni, serta menyebarluaskan dan mengupayakan penggunanaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.
2. Arah Pendidikan
  Program sarjana yang diselenggarakan Universitas Langlangbuana diarahkan pada hasil lulusan yang memiliki kualifikasi sebagai berikut:
a. menguasai dasar-dasar ilmiah dan keterampilan dalam bidang keahlian tertentu sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan, dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya;
b. mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat dengan sikap dan perilaku yang sesuai dengan tata kehidupan bersama;
c. mampu bersikap dan berperilaku dalam membawakan diri berkarya di bidang keahliannya maupun dalam berkehidupan bersama di masyarakat; dan
d. mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni yang merupakan keahliannya.

 

B.

Beban dan Masa Studi

    Beban studi program sarjana sekurang-kurangnya 144 (seratus empat puluh empat) sks dan sebanyak-banyaknya 160 (seratus enam puluh) sks yang dijadwalkan untuk 8 (delapan) semester dan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 8 (delapan) semester dan selama-lamanya 14 (empat belas) semester setelah pendidikan menengah. Berikut ini beberapa pengertian yang berkenaan dengan beban studi:
1. Sistem kredit semester adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan satuan kredit semester (sks) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar, dan beban penyelenggaraan program.
2. Semester adalah satuan waktu kegiatan yang terdiri atas 16 sampai 19 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya, berikut kegitan iringannya, termasuk 2 sampai 3 minggu kegiatan penilaian. 3. Satuan kredit semester selanjutnya disingkat sks adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan terjadwal per minggu sebanyak 1 jam perkuliahan atau 2 jam praktikum atau 4 jam kerja lapangan, yang masing-masing diiringi oleh sekitar 1-2 jam kegiatan terstruktur dan sekitar 1-2 jam kegiatan mandiri.

 

C.

Kurikulum

1. Dasar Penyusunan
  Kurikulum pendidikan adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar.

Kurikulum pendidikan yang menjadi dasar penyelenggaraan program-program studi di Universitas Langlangbuana terdiri atas kurikulum inti dan kurikulum institusional yang penyusunannya berpedoman pada Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa dan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 045/U/2002 tentang Kurikulum Pendidikan Tinggi.

Kurikulum yang berlaku pada program-program studi di lingkungan Universitas Langlangbuana berbasis pada kompetensi. Yang dimaksud dengan kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu.

2. Struktur Program Kurikulum
  Struktur program kurikulum setiap program studi di Universitas Langlangbuana memuat elemenelemen kompetensi sebagaimana telah diuraikan di atas, baik yang menjadi kompetensi inti maupun kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya yang relevan dengan kompetesi utama.
Struktur program kurikulum pada prinsipnya terdiri atas:

a. Kelompok Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK)

b. Kelompok Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK)

c. Kelompok Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB)

d. Kelompok Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB)

e. Kelompok Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)
3. Isi Kurikulum Program Studi
 

Kurikulum suatu program studi yang memuat kurikulum inti dan kurikulum institusional berisikan keterangan atau penjelasan mengenai:

  • nama program studi;
  • ciri khas kompetensi utama sebagai pembeda antara program studi satu dengan lainnya, yang harus ditinjau dari gatra:
    • nilai penting dalam membentuk kehidupan yang berkebudayaan, dan
    • keterkaitan komplementer-sinergis di antara berbagai kompetensi utama lainnya;
  • fasilitas utama yang diperlukan untuk penyelenggaraan program studi;
  • persyaratan akademis dosen;
  • substansi kajian kompetensi utama yang dikelompokkan menurut elemen kompetensi;
  • proses belajar mengajar dan bahan kajian untuk mencapai elemen-elemen kompetesnsi;
  • sistem evaluasi berdasarkan kompetensi; dan
  • kelompok masyarakat pemrakarsa kurikulum inti.
   
 

D.

Pola Perkuliahan

1. Pola Pembelajaran Kelas
  Pola pembelajaran kelas adalah pola pembelajaran di mana penyampaian materi diselenggarakan melalui pelaksanaan tatap muka secara rutin selama 16 minggu sampai 19 minggu kuliah sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh masing-masing fakultas, termasuk di dalamnya 2 sampai 3 minggu kegiatan penilaian.

Beban kerja setiap sks pada pola pembalajaran ini berarti 1 jam tatap muka. Kehadiran mahasiswa dalam tatap muka dimonitor dengan kewajiban mengisi Daftar Hadir Kuliah.
2. Pola Pembelajaran Terstruktur
  Di dalam perkuliahan dapat dilakukan kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan pembelajaran di luar kelas yang direncanakan oleh dosen dan wajib dilaksanakan oleh mahasiswa, tetapi tidak dijadwalkan secara reguler oleh fakultas. Kegiatan akademik terstruktur antara lain dapat berupa pemberian tugas untuk dikerjakan oleh individu atau kelompok.

Pengevaluasian atas penguasaan materi yang disampaikan dengan pola pembelajaran ini dilakukan melalui pelaporan tugas-tugas yang kemudian diperiksa dan diberikan nilainya oleh dosen. Bilamana perlu, laporan tersebut dipresentasikan dan dipertahankan dalam diskusi kelas yang diselenggarakan untuk keperluan tersebut. Beban kerja setiap sks pada pola pembelajaran ini berarti 1-2 jam kerja.
3. Pola Pembelajaran Mandiri
  Pola pembelajaran mandiri adalah pola pembelajaran di mana penyampaian materi diselenggarakan melalui diskusi dan/atau konsultasi antara mahasiswa secara individual dengan dosen.

Pengevaluasian atas penguasaan materi yang disampaikan dengan pola pembelajaran ini dilakukan melalui penulisan karya ilmiah yang kemudian diperiksa dan diberikan nilai oleh dosen. Sebagaimana pola pembelajaran terstruktur, karya ilmiah ini dapat pula dipresentasikan dan dipertahankan dalam diskusi kelas atau dalam suatu pertemuan ilmiah yang khusus diselenggarakan untuk keperluan tersebut. Beban kerja setiap sks dalam pola pembelajaran ini dialokasikan menjadi 1–2 jam kerja.
   
 

E.

Kuliah Kerja Mahasiswa

KKNM ditetapkan oleh Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/OO55/ UNLA/R/ PP/V/1999, tanggal 11 Mei 1999.

1. Landasan Fundamental
  KKNM merupakan bagian integral dan proses pendidikan yang mempunyai ciri-ciri khusus. Oleh sebab itu, sistem penyelenggaraannya memerlukan landasan idiil yang secara filosofis akan memberikan gambaran serta pengertian tentang apa dan bagaimana KKNM itu.
KKNM sekurang-kurangnya mengandung lima aspek yang bernilai fundamental dan berwawasan filosofis yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan lainnya, yaitu:
a. keterpaduan pelaksaaan Tridharma Perguruan Tinggi,
b. pendekatan interdisipliner dan komprehensif,
c. lintas sektoral,
d. dimensi yang luas dan pragmatis, dan
e. keterlibatan masyarakat secara aktif
2. Tujuan KKM
 

KKNM adalah suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat di luar kampus, dan secara langsung mengidentifikasi serta menangani masalah-masalah pembangunan yang dihadapi.
Universitas melaksanakan KKNM dalam upaya meningkatkan isi dan bobot pendidkan bagi mahasiswa, dan untuk mendapatkan nilai tambah yang lebih besar pada pendidikan tinggi, dengan tujuan:

  • memberi pengalaman belajar tentang pembangunan masyarakat dan pengamalan kerja nyata pembangunan
  • menjadi lebih dewasanya kepribadian mahsiswa dan bertambah luasnya wawasan mahasiswa,
  • memacu pembangunan masyarakat dengan menumbuh-kembangkan motivasi kekuatan sendiri serta institusi, dan
  • mendekatkan Universitas Langlangbuana kepada masyarakat.


3. Model Pelaksanaan
  Pengembangan program KKNM dihubungkan dengan prioritas upaya penyelesaian masalah masyarakat melalui berbagai penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya yang sesuai den potensi wilayah dan kelembagaan serta kemampuan sumber daya manusia pelaksanaannya. Beberapa model pelaksanaan program KKNM dengan alternatif yang ditawarkan kepada mahasiswa, antara lain:
a. KKNM-U (Kuliah Kerja Nyata Mahasiwa Usaha),
b. KKNM-P (Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Pendekatan Profesi),
c. KMKU (Kuliah dan Magang Kewirausahaan),
d. KKNM-RT (Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Reguler Terpadu),
4. Status Mata Kuliah dan Beban Studi
 
a. Status Mata Kuliah
  KKNM merupakan salah satu bagian dan mata kuliah wajib Universitas Langlangbuana pada kurikulum Program S-1. Mahasiswa dapat memprogram mata kuliah tersebut, jika telah menyelesaikan 110 SKS atau telah menyelesaiakan semester VI.
b. Beban Studi
  Mata Kuliah KKNM bobot kredit 3 sks (1-2) yang terdiri atas 1 sks untuk perkuliahan tatap muka (pembekalan) dan 2 sks dengan beban studi kegiatan lapangan dalam jangka waktu delapan minggu.

5. Pelaksanaan
 
a. KKNM dilaksanakan pada saat libur semester ganjil dan genap, yaitu pada bulan Januari-Pebruari dan Juli-Agustus.
b. Pengelolaan dan pelaksanaannya dikoordinasikan oleb Pusat Pengabdian pada Masyarakat (PPM), Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Langlangbuana.
c. Pedoman pelaksanaan KKNM disusun tersendiri oleh Pusat PPM sepengetahuan LPPM yang disahkan oleh Rektor UNLA.
   
 

F.

Pengenalan Studi Perguruan Tinggi

1.

Tujuan

  Pengenalan Studi Perguruan Tinggi di Universitas Langlangbuana (disingkat “Pasupati-Unla”) merupakan kegiatan Pengenalan Kampus sehingga Mahasiswa Baru akan lebih cepat beradaptasi dengan kehidupan kampus Universitas Langlangbuana.
2. Landasan
  Untuk menghasilkan format kegiatan yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional maupun tujuan institusional, maka ketentuan dan ketetapan yang diatur dalam program ini menunjuk kepada peraturan/ perundang-undangan sebagai berikut:
a. UU RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional
b. Peraturan Pemerintah Nomor: 60 Tahun 1999 Tentang Pendidikan Tinggi.
c. Surat Keputusan Mendikbud Nomor : 115/U/1989 Tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan
d. Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor: 38/DIKTI/ Kep/2000. Tentang Pengaturan Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi
e. Panduan Umum Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru tahun 2003
f. Statuta Universitas Langlangbuana Tahun 2005
g. Surat Keputusan Rektor Nomor SKEP/139/UNLA/R/KP/VIII/2004 tanggal 20 Agustus 2004 tentang Perubahan istilah Pengenalan Studi di Perguruan Tinggi (Pasupati)
   
3. Pelaksanaan.
  Seluruh kegiatan “Pasupati-Unla” yang mengiringi Prosesi Sidang Terbuka Senat Universitas Langlangbuana dalam rangka penerimaan mahasiswa baru diselenggarakan di Kampus Universitas Langlangbuana.
   
 

G.

Dosen Wali

1. Tujuan
  Untuk membantu kelancaran belajar mahasiswa, Dekan masing-masing Fakultas menetapkan dosen wali yang akan membimbing mahasiswa dalam kegiatan akademik.
2. Kewajiban dan Tugas
 

Dosen wali wajib tetap berhubungan dengan mahasiswa secara periodik untuk memantau perkembangan studi, misalnya: pada awal, pertengahan, dan akhir semester;

Dosen wali wajib memiliki, mengisi, dan menyimpan buku Berkas Informasi Mahasiswa (BIM), baik untuk kepentingan bimbingan akademik, maupun bimbingan pribadi apabila diperlukan;

Secara ringkas tugas Dosen Wali adalah:
1) Membantu mahasiswa menyusun rencana studi, baik satu program studi penuh, maupun program semesteran;
2) Memberi pertimbangan kepada mahasiswa bimbingannya dalam mementukan beban studi dan Indeks Prestasi yang diperoleh semester sebelumnya;
3) Melakukan pemantauan terhadap kemajuan studi mahasiswa yang dibimbingnya.


3. Mekanisme Kerja
  Pada awal semester, Dosen Wali mengadakan pertemuan dengan mahasiswa untuk membicarakan rencana studi keseluruhan program yang ditempuh.

Hal-hal yang dibicarakan adalah:
a. Perkiraan jumlah semester yang akan ditempuh mahasiswa untuk menyelesaikan keseluruhan program;
b. Arah studi mahasiswa, khususnya pada fakultas yang memiliki lebih dari satu jurusan atau program studi;
c. Mata kuliah yang akan ditempuh dengan memperhatikan:
 
  1. Mata kuliah yang merupakan prasyarat bagi mata kuliah berikutnya;
  2. Mata kuliah yang harus disajikan pada salah satu semester (semester ganjil atau semester genap saja) atau disajikan pada setiap semester;
  3. Bobot sks mata kuliah, dengan pengertian bahwa makin besar bobot sks-nya akan semakin berat;
  4. Bentuk mata kuliah yang berbeda (kuliah, praktikum, laboratorik, seminar, dan lain sebagainya) yang jumlah jam kegiatan belajarnya tidak sama;
  5. Persyaratan minimal kehadiran 100% pada praktikum laboratorik dan 80% pada kuliah (20% ketidakhadiran disertai alasan yang dapat dibenarkan);
  6. Beban studi semesteran, karena jika terlalu banyak bisa menyebabkan Indeks Prestasi (IP) rendah yang dapat menurunkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), hal ini akan menentukan beban studi semesteran yang boleh diambil pada semester berikutnya;
  7. Mata kuliah pilihan (MPB dan MBB) yang tersedia untuk keseluruhan program, khususnya yang berhubungan dengan jurusan atau program studi yang akan dipilih.
d. Setelah membicarakan rencana studi keseluruhan program, dilanjutkan dengan rencana studi semester yang bersangkutan. Pada dasarnya untuk setiap semester, setiap mahasiswa diberi kesempatan yang sama, yaitu 18 sks (pada beberapa program studi diberi 19-20 sks), yang merupakan beban normal untuk setiap mahasiswa;
e. Pengisian KRS pada setiap semester reguler dan semester pendek dilakukan oleh mahasiswa dengan persetujuan Dosen Wali. Dosen Wali memberi pertimbangan dan saran untuk pengambilan beban studi semesteran berdasarkan IP akhir semester sebagai pedoman, di samping memperbaiki rencana studi keseluruhan program bersama mahasiswa;
f. Beban studi semesteran tidak harus merupakan jumlah sks minimal yang diperkenankan atas dasar IP akhir semester dan semester pendek, khususnya apabila mata kuliah yang akan ditempuh meliputi kegiatan penelitian dan penulisan skripsi dan lapangan (1 sks=4-5 jam), karena jumlah jam kegiatan belajar akan lebih besar daripada kegiatan kuliah (1 sks= 50 menit tatap muka dan 60 menit kegiatan terstruktur tak terjadwal);
g. Dosen Wali wajib memperhatikan jumlah huruf mutu D yang diperoleh mahasiswa agar tidak melampui ketentuan yang berlaku pada akhir keseluruhan program (tidak melebihi 10% dari beban studi kumulatif);
h. Pengambilan mata kuliah KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa), KKU (Kuliah Kerja Usaha), PKL (Praktik Kerja Lapangan), PPL (Program Pengenalan Lapangan), dan sejenisnya dapat disesuaikan dengan kesempatan mahasiswa, setelah sekurang-kurangnya memiliki tabungan kredit 110 sks;
i. Sampai batas-batas tertentu kesulitan pribadi dapat ditampung Dosen Wali, tetapi apabila tidak dapat diselesaikan, disarankan untuk dirujuk ke dosen konselor yang ditunjuk oleh pimpinan fakultas;
j. Dalam hal Dosen Wali tidak dapat menjalankan tugasnya dalam jangka waktu yang cukup lama, maka pimpinan fakultas wajib menunjuk penggantinya.
   
 

H.

Bimbingan dan Konseling

Penanganan terhadap mahasiswa yang bermasalah, khususnya yang bersifat non-akademis, dilakukan oleh konselor yang tergabung dalam Tim Dosen Bimbingan dan Konseling di lingkungan fakultas masing-masing.

 

 

I.

Skripsi

1. Persyaratan Penulisan Skripsi
  Mahasiswa yang berhak menulis skripsi adalah mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. Telah memiliki tabungan kredit (lulus matakuliah) minimal 120 sks dengan IPK minimal 2,50 serta telah lulus matakuliah-matakuliah (nama matakuliah pada setiap program studi dapat berbeda) yang berkenaan dengan metodologi penelitian, statistik untuk penelitian, penulisan skripsi.
b. Memasukan matakuliah Skripsi dalam Formulir Kartu Rencana Studi.
c. Memiliki rancangan atau proposal atau draft penelitian untuk penyusunan skripsi (selanjutnya disebut proposal) yang telah disetujui oleh Jurusan atau sebuah tim pembimbing skripsi melalui suatu seminar proposal
d. Telah memenuhi persyaratan administratif dan akademik baik yang ditetapkan oleh universitas maupun fakultas.
   
2. Persyaratan Isi Skripsi
 
a. Isi skripsi harus sesuai dengan bidang ilmunya atau materi dasar atau kekhususan di bidang ilmunya.
b. Skripsi merupakan karya tulis hasil penelitian mendalam yang dilakukan secara mandiri dan berisi sumbangan pemikiran baru bagi perkembangan ilmu dibidangnya.
c. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
d. Ditulis sesuai dengan format dan cara penulisan yang diatur oleh masing-masing fakultas.
e. Dilengkapi dengan abstrak (maksimum 2 halaman) yang ditulis dalam bahasa Indonesia.
   
3. Proses Penulisan Skripsi
 

Untuk melakukan penulisan skripsi, setiap mahasiswa didampingi seorang atau dua orang dosen pembimbing penulisan skripsi.

Bila pembimbing berjumlah satu orang, maka dosen pembimbing penulisan skripsi disebut Pembimbing; bila terdiri atas dua orang, maka dosen yang menjadi pembimbing utama disebut Pembimbing I, sedangkan dosen yang menjadi pembimbing pembantu disebut Pembimbing II.

Dosen pembimbing penulisan skripsi ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan dari Dekan tiap-tiap fakultas, dengan masa bimbingan satu semester.

Apabila dalam waktu 1 (satu) semester mahasiswa belum menyelesaikan skripsinya, maka mahasiswa harus mengisi kembali Formulir Kartu Rencana Studi pada semester berikutnya.

Pada masa perpanjangan ini, tidak perlu diterbitkan Surat Keputusan Dekan kecuali terjadi penggantian dosen pembimbing.

Perpanjangan masa penulisan skripsi bisa dilakukan terus-menerus sampai batas maksimal lama studi.


4. Ujian Skripsi
 
a. Setelah dosen pembimbing skripsi menyatakan bahwa skripsi selesai disusun dan layak diuji, mahasiswa dapat mengajukan kepada fakultas melalui jurusan untuk mengikuti Ujian Skripsi.
b. Dekan fakultas mengangkat Tim Penguji Skripsi dan menjadwalkan Sidang Tertutup.
c. Tim Penguji Skripsi terdiri atas tiga orang penguji, yang terdiri atas satu orang dosen pembimbing skripsi dan dua orang dosen penguji, atau ketiganya dosen penguji tanpa menyertakan dosen pembimbing.
d.

Penilaian skripsi terdiri dari dua jenis, yaitu:

  • Penilaian terhadap karya tulisnya yang diberikan oleh dosen pembimbing. Aspek-aspek yang dinilai meliputi: rumusan judul, rumusan masalah, hipotesis, metode penelitian, analisis data, hasil (temuan) dan pembahasan, kesimpulan, penggunaan bahasa (Indonesia & Asing), serta tata tulis. Hasil penilaian ini diberi bobot 1 (satu).
  • Penilaian jenis kedua adalah penilaian Ujian Skripsi yang diberikan oleh Tim Penguji. Aspek yang dinilai meliputi: penguasaan materi, penguasaan metode penelitian, dan kemampuan argumentasi dalam mempertahankan skripsinya. Hasil penilaian ini diberi bobot 2.
e. Mahasiswa dinyatakan lulus Ujian Skripsi bila diperoleh angka nilai rata-rata Ujian Skripsi minimal 2,00. Bila kurang dari ini, maka yang bersangkutan dinyatakan tidak lulus dan diharuskan menempuh Ujian Skripsi periode berikutnya.
f. Mahasiswa dapat dinyatakan lulus bersyarat (nilai yang diberikan adalah T yang berarti tidak lengkap) oleh panitia ujian sidang apabila naskah skripsinya masih perlu diperbaiki karena dianggap masih mengandung kelemahan yang bersifat mendasar.
   
   
 

J.

Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa

1. Bentuk Penilaian
  Terhadap kegiatan dan kemajuan belajar mahasiswa dilakukan penilaian secara berkala yang dapat berbentuk ujian, pelaksanaan tugas, dan pengamatan oleh dosen. Ujian dapat diselenggarakan melalui ujian tengah semester, ujian akhir semester, ujian akhir program studi, dan ujian skripsi.
2. Nilai Akhir
  Huruf Mutu Penilaian hasil belajar dinyatakan dalam Nilai Akhir (NA) berupa huruf mutu penuh: A, B, C, D, E masing-masing berangka mutu 4, 3, 2, 1, 0. Di samping itu terdapat pula huruf mutu K dan T yang keduanya tidak memiliki angka mutu.
3. Indeks Prestasi
  Indeks Prestasi (IP) adalah angka yang menunjukkan prestasi atau kemajuan belajar mahasiswa dalam satu semester, yang dihitung pada tiap akhir semester.
4. Indeks Prestasi Kumulatif
  Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan angka yang menunjukkan prestasi atau kemajuan belajar mahasiswa secara kumulatif mulai dari semester pertama sampai dengan semester paling akhir yang ditempuh. IPK dihitung pada tiap akhir semester dengan menggunakan rumus perhitungan
5. Syarat dan Predikat Kelulusan
 
a. Syarat Kelulusan
 

Syarat kelulusan program pendidikan sarjana ditetapkan atas pemenuhan jumlah sks yang disyaratkan dan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum sama atau lebih tinggi dari 2,00 meliputi seluruh matakuliah yang wajib diikuti dan ujian skripsi komprehensif.

Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,00.

Huruf mutu D tidak lebih dari 10% dari seluruh beban studi yang dipersyaratkan untuk menyelesaikan studinya.
b. Predikat Kelulusan
  Predikat kelulusan terdiri atas tiga tingkat yaitu: memuaskan, sangat memuaskan, dan dengan pujian, yang dinyatakan pada transkrip akademik. Yang dijadikan dasar penentuan predikat kelulusan program sarjana adalah IPK, dengan ketentuan sebagai berikut:
 
IPK
PREDIKAT
2,00 – 2,75
Memuaskan
2,76 – 3,50
Sangat memuaskan
3,51 – 4,00
Dengan pujian
  Predikat kelulusan dengan pujian ditentukan juga dengan memperhatikan masa studi maksimum yaitu n tahun (masa studi minimum) ditambah satu tahun.
   
6. Pedoman Penilaian
 

Nilai akhir semester adalah nilai prestasi akademik yang dicapai seorang mahasiswa dari suatu matakuliah selama satu semester. Nilai akhir semester suatu matakuliah merupakan gabungan dari beberapa nilai hasil evaluasi selama satu semester, yang meliputi:
1) Nilai Ujian Tengah Semester (UTS);
2) Nilai Ujian Akhir Semester (UAS);
3) Nilai hasil evaluasi lainnya yang diselenggarakan oleh Dosen yang bersangkutan.

Penilaian ini dilakukan terhadap penguasaan materi oleh mahasiswa yang sifatnya kognitif, psikomotorik, dan afektif. Cara penilaian yang digunakan adalah Penilaian Acuan Patokan (PAP). Nilai Akhir tersebut diperoleh dari proses konversi Angka Akhir (AA) yang merupakan rata-rata tertimbang dari rata-rata angka Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester, dan Tugas-tugas.

   
 

K.

Semester Pendek

1. Latar Belakang
  Penyelanggaraan Semester Pendek dilatarbelakangi oleh perlunya upaya-upaya untuk meningkatkan pelayanan akademik kepada mahasiswa; mengoptimalkan waktu luang pada masa libur panjang; memanfaatkan fasilitas belajar mengajar yang idle selama libur panjang; dan mengantisipasi pasar tenaga kerja semakin kompetitif, baik dalam hal kualitas maupun dalam umur kerja; serta semakin kuatnya arus globalisasi dalam bidang pendidikan.
2. Tujuan
  Penyelenggaraan Semester Pendek ini bertujuan untuk:
a. Mempercepat penyelesaian studi atau memperpendek waktu studi mahasiswa;
b. Memperbaiki atau meningkatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK);
c. Meningkatkan kualitas hasil proses pendidikan;
d. Mengurangi mahasiswa putus studi (drop out atau DO).
3. Waktu Pelaksanaan
  a. Dilaksanakan bulan Juli sampai dengan Agustus;
b. Dilaksanakan dalam delapan minggu efektif dengan alokasi waktu pelaksanaan sebagai berikut:
1) Enam minggu untuk tatap muka;
2) Satu untuk minggu tenang menjelang pelaksanaan ujian terstruktur; dan
3) Satu minggu terakhir untuk pelaksanaan ujian terstruktur.
4. Ketentuan Bagi Mahasiswa
  Untuk mengikuti Semester Pendek, seorang mahasiswa diharuskan memenuhi ketentuan-ketentuan berikut.
   
a. Terdaftar atau terregistrasi secara administratif sebagai mahasiswa Universitas Langlangbuana;
b. Mendaftar untuk mengikuti semester pendek, mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) dengan bimbingan dosen wali;
c. Mata kuliah yang diambil adalah mata kuliah yang telah atau pernah diambil dengan nilai huruf mutu kurang dari A dan tercantum dalam KRS semester reguler tersebut;
d. Beban studi maksimum yang dapat diambil 18 (delapan belas) sks;
e. Mahasiswa berhak mengikuti ujian apabila mengikuti kuliah dan/atau praktikum minimal 80%;
f. Nilai akhir dari mata kuliah adalah nilai ujian huruf mutu terbesar diantara nilai ujian semester reguler dan nilai ujian semester pendek;
   
5. Biaya Studi
 

a. Biaya studi program semester pendek di luar SPP/DPP, dibayar lunas pada waktu pendaftaran;

b. Besarnya uang kuliah Semester Pendek ditentukan oleh Surat Keputusan Rektor Universitas Langlangbuana.

   
 

L.

Gelar, Ijazah, dan Wisuda

1. Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dalam ujian akhir program sarjana mendapat gelar sarjana sesuai dengan bidang ilmunya.
 
Bidang Ilmu
Gelar
Singkatan Gelar
Hukum Sarjana Hukum
S.H.
Ekonomi Sarjana Ekonomi
S.E.
Pemerintahan Sarjana Ilmu Pemerintahan
S.IP.
Kesejahteraan Sosial Sarjana Sosial
S.Sos.
Komunikasi Sarjana Sosial
S.Sos.
Kependidikan Sarjana Pendidikan
S.Pd.
Teknik Sarjana Teknik
S.T.
Informatika Sarjana Komputer
S.Kom.

2. Ijazah sarjana beserta transkrip nilai diberikan kepada lulusan setelah yang bersangkutan memenuhi semua ketentuan administrasi akademik dan administrasi keuangan.
3. Untuk bidang ilmu kependidikan, selain ijazah sarjana juga diberikan Akta Mengajar.
4. Wisuda lulusan program sarjana dilakukan pada akhir tahun akademik dalam suatu Sidang Terbuka Senat Universitas.
   
 

M.

Tahun Akademik dan Kalender Akademik

Tahun akademik penyelenggaraan pendidikan pada Universitas Langlangbuana dimulai pada bulan September dan berakhir pada bulan Agustus, yang di dalamnya termasuk waktu penyelenggaraan Semester Pendek, yaitu Juli–Agustus.

Tahun akademik dibagi dalam 2 (dua) semester yang masing-masing terdiri atas 19 minggu, dan dipisahkan oleh masa libur selama 2 hingga 4 minggu; waktu antara semester genap dan ganjil diisi dengan Semester Pendek.

Pada akhir penyelenggaraan program pendidikan diadakan upacara wisuda sarjana.

Penyelenggaraan pendidikan untuk setiap tahun akademik didasarkan pada Kalender Akademik yang ditetapkan pada setiap menjelang awal tahun akademik oleh Pimpinan Universitas Langlangbuana. Dalam pelaksanaannya, Kalender Akademik ini dijabarkan lebih lanjut oleh masing-masing fakultas.

 


Program Studi

 

A.

Teknik Industri

Program Studi Teknik Industri memiliki peringkat akreditasi “B”

berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Nomor 029/BAN-PT/Ak-VIII/VII/2004 tanggal 23 Juli 2004 tentang Hasil dan Peringkat Akreditasi Program Studi untuk Program Sarjana di Perguruan Tinggi.

 

 

B.

Teknik Sipil

Program Studi Teknik Sipil memiliki peringkat akreditasi “B”

berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Nomor 022/BAN-PT/Ak-II/VIII/2004 tanggal 17 Juni 2004 tentang Hasil dan Peringkat Akreditasi Program Studi untuk Program Sarjana di Perguruan Tinggi.

 

 

C.

Arsitektur

Program Studi Arsitektur memiliki peringkat akreditasi “B”

berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Nomor 029/BAN-PT/Ak-VIII/VII/2004 tanggal 23 Juli 2004 tentang Hasil dan Peringkat Akreditasi Program Studi untuk Program Sarjana di Perguruan Tinggi.

 

 

D.

Teknik Elektro

Program Studi Teknik Elektro memiliki peringkat Akreditasi “B”

berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Nomor 027/BAN-PT/Ak-VII/S.1/IX/2003, tanggal 5 September 2003 tentang Hasil dan Peringkat Akreditasi Program Studi untuk Program Sarjana di Perguruan Tinggi.

 

 

E.

Teknik Informatika

Program Studi Teknik Informatika memiliki peringkat akreditasi “B”

berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Nomor 039/BAN-PT/Ak-VII/S.1/ XI/2003 tanggal 6 November 2003 tentang Hasil dan Peringkat Akreditasi Program Studi untuk Program Sarjana di Perguruan Tinggi.

 


Biaya Pendidikan

 

A.

Biaya Pendidikan

Biaya pendidikan bagi Mahasiswa Reguler Angkatan 2006/2007 ditetapkan dengan pembayaran secara paket per semesternya (selama delapan semester) yang dialokasikan untuk pembayaran :

  1. Biaya Konversi bagi Mahasiswa Baru berstatus Pindahan/ melanjutkan studi
  2. Biaya Pengenalan Studi Perguruan Tinggi (Pasupati)
  3. Iuran Koperasi Mahasiswa Unla
  4. Dana Kemahasiswaan
  5. Biaya Asuransi
  6. Biaya Kesehatan
  7. Biaya Daftar Ulang
  8. Biaya Transkrip dan Legalisir
  9. Biaya Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa
  10. Biaya Bimbingan Skripsi

 

 

B.

Sistem Pembayaran

Bagi Kelas Non Reguler (Khusus/Sabtu-Minggu), diatur sebagai berikut:

  1. BP harus dibayar lunas, sebesar total biaya menyelesaikan studi yang telah ditetapkan bagi mahasiswa yang bersangkutan; atau
  2. BP bisa dibayar setiap periode tertentu/dicicil dan harus sudah lunas I (satu) tahun sebelum batas studi yang telah ditetapkan berakhir.
  3. Di luar ketentuan di atas, akan dibuat dalam bentuk nota kesepahaman antara universitas, dan pihak/instansi lain yang terkait.

Bagi Kelas Reguler Pagi (Jam 7.30 — 16.00 WIB) dan Kelas Reguler Sore (Jam 16.00 — 22.00 WIB) Biaya Pendidikan dapat dibayar pertahun atau dibayar secara angsuran, diatur sebagal berikut:

  1. Apabila yang bersangkutan membayar Biaya pendidikan untuk satu tahun, akan mendapat potongan sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah). Potongan tersebut, diberikan bagi mahasiswa yang membayar Biaya Pendidikan sampai tanggal 30 September 2006.
  2. Pembayaran secara angsuran, baik untuk Semester Ganjil maupun Genap:
    • Pada saat Daftar Ulang membayar 50% (lima puluh per-seratus) dan besarnya Biapay Pendidikan satu semester yang berlaku baginya, pembayaran ini merupakan Angsuran Pertama;
    • Angsuran kedua dibayar menjelang Ujian Tengah Semester (UTS) sebesar 20% (dua puluh per-seratus) dan besarnya Biaya Pendidikan satu semester (paling lambat tujuh hari sebelum pelaksanaan UTS semester berjalan)
    • Angsuran ketiga dibayar menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) sebesar 30% (tiga puluh per-seratus) dan besarnya Biaya Pendidikan satu semester (paling lambat tujuh hari sebelum pelaksanaan UAS semester berjalan).

     

 

C.

Potongan Biaya Pendidikan

Pemberian potongan diberikan kepada mahasiswa sebagai bantuan Biaya Pendidikan, diatur sebagai berikut:

  1. Pegawai Unla/Anggota POLRI/Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polri yang telah menjalani masa bakti dua tahun atau lebih. diberikan potongan sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) per-semester.
  2. Purnawirawan/Warakawuri/Pensiunan dilingkungan Polri dan anak kandungnya serta anak kandung Pegawai Unla/Anggota Polri/PNS di lingkungan Polri yang masih dalam tanggungan diberikan potongan sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) per-semester.
  3. Potongan ini tidak berlaku surut dan tidak bersifat kumulatif, artinya bila ada yang telah mernenuhi syarat tersebut di atas (butir 1 dan 2) maka akan diberlakukan mulai semester beijalan dan bila ada Iebih dan satu pilihan/kemungkinan potongan BP maka hanya satu pilihan yang diberikan.

 

 

D.

Cuti Kuliah

Ketentuan Biaya Cuti Kuliah untuk satu semester:

  1. Bagi mahasiswa yang diberi ijin Cuti Kuliah, dikenakan biaya sebagai berikut:
    • Mahasiswa dengan pembayaran Sistem SKS, besarnya biaya Cuti Kuliah ditetapkan 50% dan DPP satu semester yang berlaku baginya.
    • Mahasiswa dengan pembayaran Sistem Paket, biaya Cuti Kuliah ditetapkan sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) per-semester.
  2. Bagi mahasiswa yang tidak diberi ijin Cuti Kuliah, diatur sebagai berikut:
    • Mahasiswa yang ditentukan pembayaran BP dengan Sistem SKS, harus membayar sebesar DPP tiap semester yang berlaku baginya.
    • Mahasiswa yang ditentukan pembayaran Biaya Pendidikan dengan Sistem Paket, harus membayar sebesar iaya Pendidikan tiap semester yang herlaku baginya.
  3. Seluruh mahasiswa pada Tahun Pertama tidak diberikan ijin cuti kuliah, sehingga segala kewajiban pembayaran Biaya Pendidikan selama tahun pertama tersebut harus dipenuhi seluruhnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku baginya.


 

E.

Pengunduran Diri Sebagai Mahasiswa Unla

Proses pengajuan pengunduran din sebagai mahasiswa Unla yang disertai permohonan pengembalian hiaya adalah sebagai benikut:

  1. Membuat pernyataan secara tertulis serta melampirkan hal-hal yang diperlukan sebagai pendukung alasannya dan diajukan kepada Dekan Fakuitas yang bersangkutan;
  2. Dekan/Pembantu Dekan (PD) membuat rekomendasi untuk diteruskan kepada Pembantu Rektor I (PR I);
  3. PR I membuat keputusan atas rekomendasi dan Dekan/PD tersebut berdasarkan peraturan akademik Unla, disposisi ini disampaikan kepada PR II untuk diproses selanjutnya.


 

F.

Beasiswa

Universitas Langlangbuana memberikan beasiswa bagi mahasiswa baru reguler dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Beasiswa diberikan untuk satu tahun pertama atau dua semester pertama bagi Mahasiswa Baru Kelas Reguler dengan status Mahasiswa Reguler yang diterima pada Semester Ganjil.
  2. Beasiswa diberikan untuk satu semester pertama bagi Mahasiswa Baru Kelas Reguler dengan status Mahasiswa Reguler yang diterima pada Semester Genap.
  3. Beasiswa diberikan untuk satu semester pertama bagi Mahasiswa Baru Kelas Reguler dengan status Mahasiswa Pindahan atau melanjutkan yang memiliki IPK Konversi minimal 2,75.
  4. Membayar biaya pendidikan untuk semester berjalan minimal 50% pada jadwal cicilan pertama.
  5. Beasiswa diserahkan kepada seluruh Mahasiswa Baru yang memenuhi syarat pada saat yang bersangkutan telah melunasi biaya pendidikan pada semester berjalan.
  6. Beasiswa dapat dilanjutkan/diberikan pada satu semester berikutnya dengan besar/nilai beasiswa sama dengan beasiswa pertama kali yang diterima, dengan syarat:
    • Indeks Prestasi semester sebelumnya minimal 2,75 tanpa menyertakan nilai yang diperoleh dari Semester Pendek.
    • Berkelakuan baik.
    • Tidak sedang atau akan mengambil cuti kuliah/akademik
    • Telah mengikuti kegiatan Pasupati
    • Tidak sedang dan akan menerima beasiswa dari pihak lain.
    • Membayar biaya pendidikan untuk semester berjalan minimal 50% pada jadwal cicilan pertama.
  7. Keterangan ayat (6) butir (a), (b), (c), (d) dan (e) dikeluarkan secara kolektif oleh Fakultas dan ditanda tangani oleh Dekan atau Pembantu Dekan yang disertai laporan bukti pendukungnya.
  8. Pemberian beasiswa dibatasi sampai mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan lulus atau sampai dengan Tahun Akademik 2009/2010, terhitung mulai diterima sebagai mahasiswa Unla.


Nilai/besarnya beasiswa pertama kali, ditentukan berdasarkan pada periode/waktu pembayaran biaya pendidikan yang ditetapkan sebagai berikut:

  1. Bagi yang membayar pada tanggal 17 Juli s.d. 16 Agustus 2006 diberikan beasiswa sebesar Rp. 400.000,00 per semester,
  2. Bagi yang membayar pada tanggal 22 Agustus s.d. 5 September 2006 diberikan beasiswa sebesar Rp. 300.000,00 per semester,
  3. Bagi yang membayar pada tanggal 11 September s.d. 30 September 2006 diberikan beasiswa sebesar Rp. 250.000,00 per semester.
  4. Bagi mahasiswa yang terdaftar pada gelombang tambahan atau Semester Genap diberikan beasiswa sebesar Rp. 200.000,00 per semester.

 


Registrasi Mahasiswa

 

A.

Pengertian

Sistem Registrasi Mahasiswa merupakan kegiatan pelayanan terhadap kebutuhan mahasiswa untuk dapat memperoleh hak mengikuti kegiatan akademik di Universitas Langlangbuana pada jangka waktu tertentu secara berkesinambungan.

Registrasi dibedakan antara registrasi untuk memperoleh status terdaftar sebagai mahasiswa yang disebut registrasi administratif, dan registrasi untuk memperoleh hak atau izin mengikuti program pendidikan pada program studi tertentu yang disebut registrasi akademik.
Kedua proses tersebut dijalani baik oleh mahasiswa baru maupun mahasiswa lama.

Untuk registrasi mahasiswa lama dapat juga disebut registrasi ulang atau daftar ulang.

 

 

B.

Tujuan

Registrasi mahasiswa merupakan kegiatan yang bertujuan untuk:

  1. memberikan status terdaftar kepada mahasiswa, baik secara administratif maupun akademik, dan kepadanya diberikan hak untuk menggunakan semua fasilitas akademik yang ada di universitas;
  2. menghimpun data registrasi mahasiswa yang dapat memberikan gambaran yang tepat dan benar tentang jumlah dan statistik mahasiswa yang terdaftar (dihimpun melalui registrasi administratif), dan berhak mengikuti program pendidikan (dihimpun melalui registrasi akademik);
  3. menangani penerimaan pembayaran Biaya Pendidikan.

 

 

C.

Unit Organisasi yang Terkait

Unit organisasi yang terlibat dalam sistem registrasi administratif dan akademik terdiri atas:

  1. Bagian Registrasi dan Statistik (Regsta) pada Biro Administrasi Akademik.
  2. Sub Bagian Akademik (SBA) pada masing-masing Fakultas.
  3. Dosen wali pada masing-masing Jurusan/Program Studi.
  4. Sub Bagian Pengelolaan SPP (BP-SPP) pada Biro Administrasi Keuangan.

 

 

D.

Prosedur Singkat Registrasi

Prosedur singkat registrasi yang dimaksud di sini meliputi registrasi administratif dan registrasi akademik, baik bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa lama.

 

 

E.

Ketentuan-ketentuan yang Berkenaan dengan Registrasi

1. Cuti Kuliah
 

Cuti studi merupakan berhenti studi sementara dalam arti mengundurkan dari sementara dari kegiatan akademik program sarjana dengan hak untuk mendaftarkan diri kembali. Masa cuti kuliah ini tidak dihitung sebagai masa studi terpakai.


2. Syarat Penerimaan Mahasiswa Baru
 
a. Reguler
  Penerimaan mahasiswa baru didasarkan atas seleksi yang dilakukan oleh Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Langlangbuana melalui pendaftaran dan ujian saringan masuk.
b. Alih Program Studi
  Pada dasarnya alih program studi di lingkungan Universitas Langlangbuana dimungkinkan, namun diatur dengan prosedur dan persyaratan tertentu.
c. Pindahan dari Perguruan Tinggi Lain
  Universitas Langlangbuana hanya menerima pindahan dari perguruan tinggi lain yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) dengan peringkat sekurang-kurangnya sama dan memenuhi persyaratan.
   
3. Pengambilan Beban Studi per Semester
 

Besar kecilnya beban studi yang dapat ditempuh oleh seorang mahasiswa dalam tiap semester, bergantung pada Indeks Prestasi (IP) yang dicapai oleh seorang mahasiswa, dengan ketentuan sebagai seperti disajikan pada tabel berikut.

RENTANG IP
BEBAN STUDI
3.00 – 4.00
22 – 24 sks
2.50 – 2.99
19 - 21 sks
2.00 – 2.49
14 – 18 sks
1.50 – 1.99
13 – 15 sks
0.00 – 1.49
1 – 12 sks

 

4. Pelayanan Administrasi Akademik
  Pelayanan administrasi akademik tingkat universitas dipusatkan pada Biro Administrasi Akademik (BAA), sedangkan untuk tingkat fakultas dipusatkan pada Sub Bagian Akademik.

5. Nomor Pokok Mahasiswa
  Mahasiswa yang telah terregistrasi secara adminstratif kepadanya diberikan nomor pokok mahasiswa, yang berlaku selama yang bersangkutan berstatus sebagai mahasiswa. Nomor pokok mahasiswa ini terdiri atas 14 angka
   

Tata Tertib Mahasiswa

 

A.

Hak dan Kewajiban Mahasiswa

1. Hak Mahasiswa
 
a. Setiap mahasiswa berhak memperoleh pendidikan dan menuntut ilmu sesuai ketentuan yang berlaku.
b. Setiap mahasiswa berhak mengikuti semua kegiatan kemahasiswaan yang diprogram oleh Lembaga Kemahasiswaan, baik tingkat universitas, fakultas, maupun jurusan.
c. Setiap mahasiswa berhak memperoleh pelayanan dan mempergunakan fasilitas yang tersedia sesuai ketentuan.
d. Setiap mahasiswa berhak menyampaikan saran, pendapat dan keinginan melalui jalur organisasi kemahasiswaan dan jalur akademis yang ditentukan oleh Universitas Langlangbuana dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
   
2. Kewajiban Mahasiswa
 
a. Menjaga integritas sivitas akademika dan mempertahankan kehormatan almamater, bangsa dan negara.
b. Menjaga integritas pribadinya sebagai calon sarjana yang mendambakan nilai-nilai kebenaran ilmiah, kejujuran, intelektual serta kepribadian nasional.
c. Membantu dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan program-program akademis dan non-akademis Universitas Langlangbuana dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.
d. Mematuhi semua ketentuan yang berlaku demi terbinanya suasana proses belajar mengajar dengan baik.
e. Berlaku sopan sebagai seorang mahasiswa, seperti dalam cara berpakaian, cara bergaul, dan bersikap
f. Mentaati peraturan tertib administrasi yang berlaku.
g. Mengikuti, menjaga dan mempertahankan tata tertib kehidupan kampus demi terbinanya suasana hidup yang seimbang, selaras dan serasi, baik lahir maupun batin.
h. Ikut serta menciptakan dan menegakkan disiplin kampus dalam rangka pembinaan ketahanan.
   
   
 

B.

Tata Tertib Perkuliahan dan Tata Tertib di Kampus

1. Tata Tertib Perkuliahan
 
a. Mahasiswa yang berhak mengikuti perkuliahan di Universitas Langlangbuana adalah mahasiswa yang telah melakukan registrasi atau registrasi ulang untuk tahun akademik berjalan dan mengisi Formulir Kartu Rencana Studi (KRS) untuk semester yang ditempuh.
b. Setiap mahasiswa yang akan mengikuti perkuliahan harus hadir tepat pada waktu yang telah ditetapkan, minimal 5 menit sebelum dimulai. Bagi yang terlambat wajib meminta ijin kepada dosen mata kuliah yang bersangkutan;
c. Apabila pada waktunya Dosen belum hadir, mahasiswa dapat menunggu dengan tertib selama-lamanya 30 (tiga puluh) menit.
d. Setiap mahasiswa wajib menandatangani Daftar Hadir Mahasiswa dan Dosen (DHMD) atas namanya sendiri. Pembubuhan tanda tangan/paraf untuk mahasiswa lain tidak dibenarkan;
e. Setiap mahasiswa wajib berpakaian sopan, rapih, tidak memakai sandal serta tidak memakai perhiasan mencolok;
f.

Selama perkuliahan berlangsung, mahasiswa:

  • Wajib memelihara kebersihan dan ketertiban dalam ruangan.
  • Tidak diperkenankan bercakap-cakap atau melakukan perbuatan-perbuatan lain yang dapat mengganggu ketertiban perkuliahan
  • Tidak diperkenankan merokok, makan dan minum dalam ruangan
  • Tidak diperkenankan berpindah-pindah tempat duduk dan/atau berjalan-jalan dalam ruangan
  • Tidak diperkenankan meninggalkan atau keluar ruangan tanpa ijin Dosen
   
2. Tata Tertib di Kampus
  Selama berada di kampus, setiap mahasiswa dilarang untuk:
a. Melakukan hal-hal yang mengganggu kegiatan belajar dan/atau bekerja di kampus.
b. Melakukan intimidasi sesama warga sivitas akademika.
c. Membawa senjata api, senjata tajam dan sejenisnya tanpa ijin.
d. Menggunakan dan/atau menyebarkan barang-barang terlarang seperti: minuman keras, narkotika, psikotropika dan sejenisnya.
e. Melakukan perbuatan yang melanggar hukum positif dan/atau perundang-undangan yang berlaku, seperti perkelahian, penganiayaan, asusila, pemerasan, pencurian, perjudian, bermabuk-mabukan dan sebagainya.
f. Melakukan perbuatan yang dapat mencemarkan nama baik Universitas Langlangbuana.
   
   
 

C.

Sanksi Akademik

Yang dimaksud dengan sanksi akademik dapat berupa peringatan akademik atau pemutusan studi. Berikut ini diuraikan tentang jenis-jenis serta penyebab sanksi akademik.

1. Peringatan Akademik
 

a. Peringatan Akademik Karena Prestasi Belajar Rendah

Peringatan akademik berupa surat Dekan yang ditujukan kepada orang tua/wali untuk memberitahukan bahwa mahasiswa memiliki prestasi rendah. Hal ini dilakukan untuk memperingatkan mahasiswa agar tidak mengalami pemutusan studi.

b. Peringatan Akademik Karena Kelalaian Administratif

Peringatan akademik dikenakan kepada mahasiswa yang melalaikan kewajiban administratif, seperti tidak melakukan pendaftaran ulang atau her-registrasi, perwalian, mengisi KRS untuk satu semester.


2. Pemutusan Studi atau Drop Out
  Pemutusan studi atau Drop Out (DO) berarti mahasiswa dikeluarkan dari fakultas/program studi/jurusan karena prestasinya sangat rendah, melakukan pelanggaran normatif, kelalaian administratif, dan/atau kelalaian mengikuti kegiatan belajar mengajar. Mahasiswa yang sudah terkena pemutusan studi tidak dapat diterima kembali di lingkungan Universitas Langlangbuana

3. Sanksi Akademik Lain
  Sanksi lain dikenakan kepada mahasiswa yang telah melakukan pendaftaran atau pendaftaran kembali (her-registrasi) secara administratif, tetapi tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar pada semester berjalan tanpa alasan yang dapat dibenarkan, baik yang tidak mengisi KRS maupun yang mengisi KRS tetapi mengundurkan diri setelah lewat batas waktu perubahan KRS.
4. Sanksi Pelanggaran Normatif.
  Mahasiswa yang melakukan pelanggaran normatif, akan dikenakan sanksi khusus. Berikut ini jenis pelanggaran normatif:
a. Pelanggaran Hukum Pidana
  Mahasiswa yang terbukti melakukan pelanggaran hukum pidana, akan dikenakan sanksi skorsing sampai dengan pemutusan studi. (Penanganan masalah tindak pidana dilakukan oleh instansi yang berwenang)
b. Pelanggaran Etika Moral dan Etika Profesi
  Mahasiswa yang terbukti melakukan pelanggaran etika moral dan profesi (melakukan konsultasi, memeriksa klien dengan mengatasnamakan lembaga tanpa ijin, dan sebagainya) akan dikenakan sanksi skorsing sampai dengan pemutusan studi.
c. Pelanggaran Etika Akademik
  Mahasiswa yang terbukti melakukan pelanggaran etika akademik, seperti menyontek, menjiplak (makalah, laporan, tugas akhir, skripsi, dan sebagainya) dan/atau sejenisnya, akan dikenakan skorsing sampai dengan pemutusan studi.
   
5. Prosedur Pelaksanaan Menjatuhkan Sanksi
 

a. Peringatan lisan;
b. Peringan tertulis dan pencatatan konduite;
c. Penjatuhan sanksi.

   

Contoh Surat Saat ini banyak sekali berita otomotif terbaru yang bisa kita dapatkan secara instan. Bukan hanya itu saja, tabloid otomotif juga saat ini bukan hanya melalalui koran ataupun majalah otomotif yang dijual di toko koran pinggir jalan, namun sudah beralih ke media online. Artikel kebudayaan Indonesia saat ini sedang dicari banyak orang. Karena di dalamnya terdapat informasi wisata Indonesia yang sangat lengkap dan juga berbagai informasi wisata kuliner Indonesia lainnya. Kumpulan kata mutiara terbaru yang bisa anda gunakan sebagai pedoman hidup. Kata mutiara update setiap harinya yang bisa anda manfaatkan dalam mengambil sebuah jalan hidup. Kumpulan arti nama seseorang yang bermakna. Juga ada banyak nama bayi dan nama anak yang bisa anda jadikan nama untuk bayi baru anda. Nama bayi laki laki islam dan nama bayi perempuan yang bisa dijadikan acuan untuk nama baru anak anda. Untuk nama anak perempuan anda bisa memberikan nama yang cantik dan tentu bermakna agar nama tersebut dapat membawanya, sedangkan untuk nama laki laki islam anda bisa memberikannya dengan nama yang berhubungan dengan islami. Kumpulan Contoh Surat Lamaran terbaik yang bisa anda gunakan untuk melamar pekerjaan.Contoh Surat Lamaran Pekerjaan dan Contoh Surat Pernyataan bisa anda dapatkan secara mudah melalui internet. Ada juga Contoh Surat Resmi dan Contoh Surat Dinas jika anda akan melakukan perjalanan dinas dan lengkap beserta Contoh Surat Permohonan. Pengetahuan gunung semeru dan gunung rinjani serta gunung gede yang merupakan gunung di jawa tengah dan gunung tertinggi di dunia. Aplikasi Download Lagu Aplikasi Edit Foto Terbaik Aplikasi Kamera Terbaik Aplikasi Root Terbaik Aplikasi Edit Foto di Komputer Video Editor Terbaik Kata Kata Lucu Kata Inspirasi Alat Bantu Sex Jual Alat Bantu Sex Obat Pembesar Penis Pembesar Penis Jual Vimax Obat Aborsi Jual Obat Aborsi Obat Pelancar Haid Obat Telat Bulan